Postingan

Menampilkan postingan dengan label Peternakan

MEMBUAT BIOGAS DARI ENCENG GONDOK (Eicchornia crassipes)

Gambar
  enceng gondok Enceng gondok ( Eicchornia crassipes ) adalah sejenis tumbuhan air yang hidup terapung di permukaan air. Akan berkembang biak manakala dipenuhi limbah pertanian atau pabrik. Enceng gondok merupakan sejenis tanaman hidrofit. Tumbuhan ini tidak dapat dimakan, bahkan tanaman gulma ini menjadi tanaman pengganggu bagi tumbuhan lain dan hewan di sekitarnya. Menurut Indriyanto (2016) Eceng gondok memiliki kemampuan tumbuh yang sangat cepat, terutama pada perairan yang mengandung banyak nutrient. Dalam waktu 7-10 hari eceng gondok dapat berkembang biak menjadi dua kali lipat. Laju pertumbuhan yang cepat ini menyebabkan tanaman eceng gondok telah berubah menjadi tanaman gulma perairan dan menimbulkan kerugian antara lain mempercepat pendangkalan perairan, menurunkan produksi ikan sebab eceng gondok mengambil ruang dan unsur hara yang juga dibutuhkan oleh ikan, mempersulit saluran irigasi, menghalangi lalulintas perahu, media penyebaran penyakit dan menyebabkan penguapan air ...

PEMBUATAN PUPUK CAIR DAN PUPUK PADAT LIMBAH BIOGAS

Gambar
  Sludge/slury/limbah biogas Dari proses produksi biogas akan dihasilkan limbah atau sisa bahan organik. Limbah dari digester biogas tersebut ternyata memiliki nilai manfaat yang cukup tinggi, yaitu dapat dijadikan sebagai pupuk organik. Bahkan pupuk tersebut dapat langsung digunakan untuk memupuk tanaman. Pemanfaatan limbah dengan cara seperti ini secara ekonomis sangat kompetitif seiring naiknya harga bahan bakar minyak dan pupuk organik. Limbah biogas merupakan pupuk organik yang sangat kaya akan unsur-unsur yang dibutuhkan ooleh tanaman. Bahkan, unsur-unsur tertentu seperti protein, selulose, lignin dan lain-lain tidak dapat digantikan oleh pupuk kimia. Pupuk organik dari biogas telas dicobakan pada tanaman jagung, bawang merah dan padi. Limbah yang keluar dari digester biogas berbentuk lumpur yang mengandung cairan dan padatan. Limbah tgersebut umumnya disebut dengan istilah sludge . Limbah tersebut akan keluar secara otomatis ketika digester diisi dengan bahan organik yang b...

PEMBUATAN BIOGAS DARI JERAMI PADI

Gambar
1. Siapkan bahan berupa Jerami padi sebanyak 40 Kg 2. Cacah jerami padi tersebut sehingga ukuran panjangnya 4-5 cm 3. Masukkan cacahan jerami tersebut ke dalam wadah/bak penampungan 4. Tambahkan air sebanyak 120liter atau perbandingan jerami dan air adalah 1:3 5. Masukkan campuran bahan tersebut ke dalam digester hingga penuh. Diamkan selama 30-45 hari agar terbentuk gas yang diinginkan. Lakukan pengadukan bahan setiap 5 hari sekali melalui lubang pemasukan atau pengeluaran 6. Setelah 30-45 hari gas akan terbentuk. Untuk mendeteksi adanya gas, buka kran yang menghubungkan gas dengan kompor, lalu nyalakan. Jika menyala berarti sudah terbentuk biogas sehingga sudah dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Supaya produksi gas dapat dilakukan setiap hari, tambahkan campuran 2Kg cacahan jerami padi dan 6 liter air ke dalam digester. Cacahan jerami padi dapat dicampur dengan kotoran ternak sapi dengan perbandingan 1:1. Dengan pencampuran tersebut maka proses fermentasi dalam digester biogas...

PROSES FERMENTASI PEMBENTUKAN BIOGAS

Gambar
  digester Biogas Proses fermentasi mengacu pada berbagai reaksi dan interaksi yang terjadi di antara bakteri metanogen dan non metanogen serta bahan yang diumpankan ke dalam digester sebagai input. Ini adalah phisiokimia yang kompleks dan proses biologis yang melibatkan berbagai faktor dan tahapan bentuk. Penghancuran input yang merupakan bahan organik dicapai dalam tiga tahapan, yaitu (a) Hidrolisis . Hidrolisis merupakan tahap awal dari proses fermentasi. Tahap ini merupakan penguraian bahan organik dengan senyawa kompleks yang memiliki sifat mudah larut seperti lemak, protein, dan karbohidrat menjadi senyawa yang lebih sederhana. Senyawa yang dihasilkan dari proses hidrolisis di antaranya senyawa asam organik, glukosa, etanol, CO2 dan senyawa Hidrokarbon lainnya (b) Asidifikasi (pengasaman) , Senyawa-senyawa yang terbentuk pada tahap hidrolisisi akan dijadikan sumber energi bagi mikroorganisme untuk tahap selanjutnya, yaitu pengasaman atau asidifikasi. Pada tahap ini, bakteri a...

MANFAAT BIOGAS

Gambar
 " Biogas sebagai salah satu energi alternative dipastikan dapat menggantikan bahan bakar fosil yang keberadaannya semakin hari semakin terbatas." Biogas adalah campuran gas yang dihasilkan oleh bakteri metanogenik yang terjadi pada material-material yang dapat terurai secara alami dalam kondisi anaerobik.   Bakteri metanogenik atau metanogen adalah bakteri yang terdapat pada bahan-bahan organik dan menghasilkan metan serta gas-gas lainnya dengan proses keseluruhan rantai hidupnya dalam keadaan anaerobik. Sebagai organisme-organisme hidup, ada kecenderungan untuk menyukai kondisi tertentu dan peka pada iklim mikro dalam digester. Terdapat banyak spesies dari metanogen dan variasi sifat-sifatnya. Perbedaan bakteri-bakteri pembentuk metan memiliki sifat-sifat fisiologi seperti bakteri pada umumnya. Namun, morfologi selnya heterogen. Beberapa bentuk batang atau bulat, sedangkan lainnya termasuk kluster bulat yang disebut sarcine . Family metanogen (bakteri metana) digolongkan me...

SIKLUS HIDUP LEBAH MADU

Gambar
Secara morfologis lebah dimasukkan ke dalam kelas insekta karena tidak mempunyai kerangka internal tempat bertaut otot. Sebagai pengganti dari kerangka internal adalah penutu tubuh eksternal yang mengandung kitin, yang sekaligus menutup organ-organ dalam. Tubuh lebah madu terdiri dari tiga bagian utama, yaitu kepala (caput), dada (thorax), dan perut (abdomen). Pembagian tubuh lebah madu dapat dilihat pada gambar berikut ini : 1. Kepala (caput) Kepala atau caput terdiri atas : a. Antena yang berjumlah 2 dan berfungsi sebagai radar (detector) b. Mata 2 buah yang terdiri dari kurang lebih 5.000 lensa mikro dan 3 buah mata sederhana kecil disebut dengan mata ocelli c. Mulut memiliki 2 rahang kanan dan 2 rahang kiri dilengkapi dengan :    - Lidah penghisap nektar kental dan nektar yang letaknya jauh ke dalam    - Lidah penjilat nektar cair (nektar yang mudah dijangkau/dangkal)    - Lidah rambut merah : untuk menguji rasa manis d. Telinga getar, merupakan alat un...

Usaha Penggemukan Sapi Bali (Bos Sondaicus)

Gambar
sapi bali Konsumsi daging sapi akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, pendapatan perkapita, kesejahteraan masyarakat dan kesadaran akan pentingnya protein hewani. Upaya untuk meningkatkan produksi daging sapi yang paling penting adalah menyelesaikan titik pangkal dari konsumsi itu sendiri, yaitu tersedianya barang yang akan dikonsumsi. Keseimbangan antara jumlah kelahiran sapi dan jumlah pemotongan sapi menjadi sumber utama permasalahan tersebut. Pemerintah tidak boleh terus menerus melakukan import untuk memenuhi kebutuhan daging di dalam negeri, karena dapat mematikan produksi dalam negeri. Daging sapi harus bisa disediakan dari dalam negeri melalui pembibitan dan pengelolaan usaha sapi potong. Usaha pengembangan sapi potong harus didukung oleh sistem pembibitan yang ideal terutama pada tingkat peternak. Sapi yang dibudidayakan harus mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan peternak serta pakan yang tersedia di tempat tersebut. Sapi lokal yang dapat dike...