Postingan

Menampilkan postingan dengan label Perikanan

SEGMENTASI USAHA IKAN NILA

Gambar
  larva nila Secara garis besar segmen usaha terbagi menjadi segmen penjualan larva, pendederan, dan pembesaran. Setiap segmen memiliki keuntungan masing-masing. Sebaiknya pilih segmen sesuai sumber daya yang dimiliki 1.     Larva 15 hari Lokasi dekat sebaiknya dengan pasar potensial. Segmen pembenihan hingga menghasilkan larva banyak dilakukan pembudidaya ikan di wilayah Sukabumi dan sekitarnya. Jika larva diantar langsung oleh penjual, pembeli biasanya tidak mau menanggung risiko kematian di tempat tujuan. Mengingat larva tidak memiliki daya tahan tinggi untuk melakukan perjalanan jauh, biasanya peminat larva asal Sukabumi berada di seputaran Jawa Barat seperti Subang, Bogor, Cianjur, Serang, dan Bandung. Artinya wilayah pemasaran relatif dekat. Peminat larva kebanyakan membesarkan larva hingga ukuran benih untuk pembesaran. Segmen larva ini memiliki keunggulan dan kelemahan yaitu : (1) Budidaya dilakukan di kolam air tenang, (2) Modal yang dibutuhkan relatif tin...

CARA MENGANTISIPASI KEKURANGAN OKSIGEN DI KOLAM IKAN NILA

Gambar
  enceng gondok dipermukaan kolam bisa menyebabkan kekurangan oksigen di air Untuk dapat bertahan hidup, ikan memerlukan oksigen terlarut 1 mg/l. Sebenarnya dalam kondisi oksigen terlarut 3 mg/l, ikan sudah merasa nyaman, namun untuk budidaya disarankan kadar oksigen terlarut yang optimal sebesar 5 mg/l. Kadar oksigen terlarut dalam air dapat menurun disebabkan booming plankton, ikan mati yang membusuk, dan bahan organik yang membusuk. Penyebabnya kebanyakan karena aplikasi pupuk organik berlebihan. Itu karena bahan organik yang berasal dari pupuk membusuk kemudian menyerap oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Kekurangan oksigen dapat menyebabkan kematian massal di kolam. Ciri kekurangan oksigen terlarut: ikan muncul di permukaan air mencari oksigen; air kolam kecokelatan hingga keabuan serta berbau. Cara mencegah penurunan oksigen terlarut pada kola mikan nila adalah sebagai berikut: 1.     Singkirkan tanaman di atas permukaan air seperti kangkung atau eceng ...

FAKTA MENARIK IKAN NILA

Gambar
  ikan nila Tingkat adaptasi nila di berbagai kondisi lingkungan sangat luas. Di daerah asalnya, benua Afrika, nila dapat hidup mulai di perairan dangkal maupun datam, rawa, danau alam, danau buatan, mata air panas, danau asam, danau basa, danau air payau, danau kawah, danau buatan, hingga perairan laut. Namun, untuk budidaya nila di kolam beberapa hal umum terkait kondisi lingkungan yang disukai perlu diperhatikan agar pertumbuhan cepat dan menguntungkan secara ekonomi. Berikut adalah 8 fakta menarik dari ikan nila : 1.     Budidaya nila dapat dilakukan di keramba jaring, kolam air tenang, dan kolam air deras. Baik air tawar maupun air payau. Di perairan dengan salinitas tinggi, nila dapat dibudidayakan namun tetap dengan syarat aklimatisasi bertahap yang tepat 2.     Nila dapat dibudidayakan hingga ketinggian 500 m dpl dengan suhu optimal 14 0 C—38 0 C. Di atas ketinggian itu, metabolisme ikan terganggu. Nila bisa stres bahkan mogok makan karena ter...

PERSYARATAN KONDISI AIR PADA BUDIDAYA CACING SUTRA

Gambar
  "Parameter kualitas air seperti oksigen, pH, suhu, kandungan nutrisi, nitrogen, dan karbon yang sesuai sangatlah dibutuhkan untuk mendukung kelangsungan hidup cacing sutra" Budidaya merupakan suatu upaya untuk meningkatkan produktivitas melalui kegiatan-kegiatan yang intensif dan terkontrol sehingga cacing sutra bisa mencapai potensi maksimalnya. Kegiatan budidaya ini tetap mengacu pada kondisi alamiah kehidupan cacing sutra di alam, hanya saja ketika dibudidayakan semua media maupun pakan akan lebih terkontrol daripada ketika cacing sutra hidup di alam. Misalkan pakan yang digunakan adalah ampas tahu dengan kandungan proteian yang tinggi dan terlebih dahulu dilakukan fermentasi, pemberiannya juga selalu kontinyu, yang menjadikan pakan bukan faktor penghambat dalam budidaya cacing sutra. Tidak hanya mengenai pakan, hal yang tidak kalah pentingnya adalah media hidup cacing sutra. Kualitas media hidup, yaitu substrat atau media lumpur organik, bagi cacing sutra sangatlah dibu...

SIKLUS HIDUP CACING SUTRA (Tubifex sp)

Gambar
  cacing sutra Cacing sutra merupakan salah satu alternatif pakan alami yang dapat dipilih untuk pakan ikan. Cacing ini sangat dibutuhkan terutama pada fase awal pembenihan ikan air tawar. Misalnya ikan lele benih yang baru menetas usia 4 sampai 14 hari bisa diberikan pakan cacing sutra, setelah itu bisa digantikan dengan pelet tepung hingga usia 21 hari. Atau jika menghendaki pertumbuhan yang cepat maka pemberian cacing sutra bisa dilakukan dari umur 4 hari setelah menetas hingga 21 hari. Tidak hanya ikan air tawar untuk konsumsi, cacing sutra juga dibutuhkan ikan hias karena bentuk cacing sutra yang lembut dan kecil sehingga bisa dikonsumsi oleh ikan-ikan yang ukurannya kecil atau baru menetas sesuai dengan ukuran bukaan mulut ikan tersebut. Kandungan nutrisi pada cacing sutra sangatlah baik untuk menunjang pertumbuhan ikan budidaya. Peranan cacing sutra hingga kini belum tergantikan, walaupun pakan ikan yang baru menetas bisa juga menggunakan kutu air tetapi dalam pengaplikasian...

MENGENAL PAKAN UTAMA IKAN NILA

Gambar
Nila ( Oreochromis niloticus ) adalah ikan yang berasal dari benua afrika, ikan tersebut sampai di Indonesia melalui beberapa negara seperti taiwan, jepang dan filiphina. Ikan nila pertama kali masuk Indoneisa pada tahun 1969 kemudian berkembang menjadi komoditas umum di budidaya perikanan air tawar dan payau. Secara kasat mata jenis nila yang banyak berkembang di Indonesia terbagi menjadi dua yaitu nila merah (red tilapia strain) dan nila hitam (nile tilapia strain). Nama Oreochromis niloticus   sebenarnya lebih merujuk pada jenis nila hitam, sedangkan nila merah adalah nila yang berasal dari persilangan. Tingkat adaptasi nila di berbagai kondisi lingkungan sangat luas. Di daerah asalnya yaitu benua Afrika, nila dapat dihup di perairan dangkal mauun dalam, rawa, danau alam, danau buatan, mata air panas, danau asam, danau basa, danau air payau, danau kawah, danau buatan hingga perairan laut. Kemampuan beradaptasi nila ditunjang dengan ketersediaan pakan alami di lokasi tersebut. P...

PEMANFAATAN PEKARANGAN

Gambar
pekarangan untuk menanam sayur-sayuran Untuk mendorong keberhasilan pembangunan pertanian dapat dilakukan dengan pemanfaatan pekarangan. Lahan yang berada di sekitar rumah jika dimanfaatkan akan memberikan kontribusi bagi kecukupan pangan dan gizi masyarakat. Dengan kecukupan pangan tersebut maka ketahanan pangan bisa terwujud yang merupakan salah satu tujuan pembangunan pertanian. Pekarangan dapat diartikan sebuah tanah di sekitar rumah. Pekarangan tidak terbatas pada halaman rumah yang ada didepan, melainkan juga merupakan sebuah area yang mengelilingi rumah. Sehingga pekerangan dapat berada di depan, belakang maupun di samping sebuah bangunan rumah. Luas pekarangan ini tergantung dengan kepemilikan lahan/tanah yang tersisa dan tersedia setelah di kurangi oleh penggunaan bangunan utama. Pekarangan rumah sering dijumpai di masyarakat pedesaan, dan biasanya luas-luas. Berbeda dengan masyarakat perkotaan yang sedikit sekali memiliki pekarangan yang luas, bahkan ada yang sama sekali tid...